Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Ritual Melukat Masyarakat Bali sebagai Ide Penciptaan Seni Grafis

SYAHRANI, Radiska - Nama Orang;

Melukat merupakan sebuat Ritual penyucian diri yang dikenal di Pulau Bali, Indonesia. Pulau dengan budaya dan agama yang kental dan melekat hingga masa kini. Keberagaman budaya yang berkembang dan bercampur dengan budaya lain menyulitkan budaya asli Bali bertahan. Menjalankan ibadah serta ritual yang menjadi tradisi turun menurun dilakukan sebagai upaya mempertahankan budaya asli Bali. Melukat memperkenalkan metode pendekatan spiritual sebagai komunikasi terhadap jiwa manusia, yang mengizinkan agama mana pun dan siapa pun untuk melakukan tradisi ini sebagai bentuk keyakinan terhadap kepercayaan umat Hindu di Bali. Kepercayaan terhadap tradisi pembersihan dan penyucian jiwa serta pikiran manusia menjadi hal yang berpengaruh besar dan positif terhadap masyarakat Bali. Dampak baik dari proses melukat menarik perhatian masyarakat luar Bali untuk mencobanya. Karena elemen utama dalam ritual melukat adalah air, teknik cyanotype yang identik dengan warna biru cyan dipilih dalam pembuatan karya grafis. Karya-karya ini menggunakan warna biru sebagai analogi air dengan mempertimbangkan aspek elemen bentuk, warna, dan garis.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi SG/Sya/2/2022
KT20239599
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SG/Sya/2/2022
Penerbit
Yogyakarta : FSR ISI Yogyakarta., 2022
Deskripsi Fisik
xiii, 91 hlm.; 30 cm.
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Bali
Seni grafis
Ritual
Melukat
Cyanotype
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik