Tugas Akhir
Elemen Masjid Gedhe Mataram Kotagede Sebagai Ide Penciptaan Pada Karya Kain Batik.
Pemilihan tema merupakan faktor penting dalam menentukan ide dan konsep dalam menciptakan karya seni. Bangunan bersejarah terkhusus bangunan masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daya tarik bagi penulis untuk mengambil tema Masjid Gedhe Mataram Kotagede sebagai acuan dalam pembuatan karya seni berupa kain batik. Beberapa elemen yang terdapat dalam masjid akan dieksplorasi dan dikembangkan sehingga menjadi sebuah karya batik klasik, apik, dan menarik. Metode pendekatan penciptaan karya Tugas Akhir ini menggunakan metode pendekatan estetika dan dilengkapi dengan teori ornamen. Metode penciptaan yang digunakan pada karya ini yaitu metode penciptaan SP. Gustami, yang melalui tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Dengan metode-metode tersebut dapat menjadikan karya bernilai secara visul maupun konseptual. Karya kain batik berkonsep batik pedalaman Yogyakarta dengan ciri khas warna coklat, biru, putih, dan hitam. Teknik yang digunakan yaitu teknik batik tulis dan teknik pewarnaan tutup celup. Karya yang diciptakan berupa dua macam karya, yaitu batik kain panjang dan kain selendang. Karya yang dihasilkan berjumlah enam karya berupa tiga kain panjang dan tiga kain selendang. Enam karya ini bersumber dari mustaka masjid, prasasti yang berada di pintu masuk ruang utama yang berupa sengkalan, dan ukiran pada mimbar besar. Masing-masing karya yang dihasilkan mempunyai makna harapan baik dalam proses kehidupan. Kata Kunci : Elemen Masjid Gedhe Mataram Kotagede,batik kain panjang, selendang batik
Tidak tersedia versi lain