Tugas Akhir
Upacara Ngusaba Gede Lanang Kapat Dalam Penyutradaraan Film Documenter “Nandurin Karang Awak: Prelude” Dengan Gaya Expository
Karya tugas akhir penyutradaraan film dokumenter dengan gaya expository “Nandurin Karang Awak: Prelude” merupakan karya yangmembahas kosmologi religi masyarakat Desa Trunyan mengenai Tari BarongBrutuk. Tidak banyak yang mengetahui keberadaan Tari Barong Brutukpadahal tarian ini mempunyai dampak yang signifikan terhadap kebudayaan hindu bali, bagi anak muda bali kebudayaan semacam ini menjadi wajar tidakdiperhatikan/meriahkan oleh warga bali karena tidak menghasilkan uang untuk menunjang ekonomi keluarga.Karya ini akan membahas bagaimana kepercayaan masyarakat trunyanterhadap tarian ini dengan pendekatan film bergenre ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta kepada penonton dengan gaya expository atau gaya yang menyajikan perspektif penulisan linier sehingga penonton dapat memahamiUpacara dan tarian ini.Karena struktur penuturan dan penyajian yang linier ini maka dari itudata riset menjadi elemen yang penting dalam pembuatan dokumentersemacam ini, jika data riset bobotnya tidak kuat maka penonton tidak mendapat pemahaman mengenai pentingnya menjaga sebuah kebudayaanyang ada di nusantara.
Tidak tersedia versi lain