Tugas Akhir
Penerapan Model Hero's Journey Untuk Mengembangkan Karakter Tokoh Utama Lewat Kisah Petualangan Pada Penulisan Skenario Fiksi "A Boy And The Legend of South Sea"
Penciptaan skenario fiksi “A Boy and The Legend of South Sea” merupakan skenario dengan genre fantasi petualangan yang mengisahkan perjuangan seorang anak laki-laki tenggelam kemudian masuk ke dalam peradaban manusia di bawah laut, ia ingin kembali ke daratan tetapi dilarang oleh pemimpin peradaban tersebut. Sumber ide dari penulisan skenario ini terinspirasi dari isu kontroversi seputar Atlantis benua yang hilang berada di Indonesia dan dua tokoh legenda kepercayaan masyarakat Jawa tentang penguasa laut selatan. Keresahan mengenai isu lingkungan juga menjadi sumber ide cerita. Ide tersebut kemudian dikemas menjadi cerita fantasi petualangan yang menyasar target audience remaja. Cerita ditutur menggunakan model Hero’s Journey yang memiliki pembagian babak sama seperti struktur tiga babak pada umumnya, namun pada model Hero’s Journey terdapat tahapan-tahapan peristiwa di setiap babaknya. Pada model Hero’s Journey tokoh utama akan mengalami petualangan fisik dan perjalanan batin, sehingga tokoh akan mengalami pengembangan. Skenario “A Boy and The Legend of South Sea” juga mengajak penonton ikut berpetualang di bawah laut dan mengunjungi tempat yang belum pernah dilihat sebelumnya. Skenario “A Boy and The Legend of South Sea” dibuat untuk film berdurasi 90 menit, diharapkan film ini dapat menjadi sarana hiburan yang edukatif dan juga menarik.
Tidak tersedia versi lain