Tugas Akhir
Perancagan Interior Gedung Youth Centre D.I Yogyakarta
Pemuda merupakan lapisan masyarakat paling besar dalam pembangunan perekonomian suatu daerah. Tanpa potensi dan kreativitas, pembangunan akan kehilangan arah. Gedung Youth Centre Yogyakarta merupakan gelanggang pemuda yang didirikan oleh BPO (Badan Pemuda dan Olahraga) Provinsi D.I. Yogyakarta. Gedung tersebut digunakan sebagai tempat pengungsian, tempat kemah, dan persewaan. Sehingga belum sepenuhnya menjalankan misinya sebagai tempat eksplorasi kebutuhan ruang belajar pemuda Yogyakarta. Perancangan ini bertujuan menjadikan Youth Centre Yogyakarta sebagai wadah pemberdayaan pemuda. Perancangan interior akan mengoptimalkan sarana dan prasarana edukasi bagi pemuda tuna karya melalui kelas pelatihan kewirausahaan. Proses desain dilakukan melalui metode pengumpulan data dan penelusuran masalah, metode pencarian ide dan pengembangan desain, serta metode evaluasi pemilihan desain. Melalui analisis sosial terhadap pemuda Yogyakarta saat ini, ruang belajar yang dibutuhkan berupa ruang pelatihan kewirausahaan. Ruang berkumpul yang diminati pemuda berupa ruang komunal. Konsep desain diambil dari salah satu strategi bisnis era revolusi industri 4.0 yaitu strategi inovasi disruptif. Istilah tersebut mengusung semangat menciptakan sesuatu yang menggangu/berbeda. Pengaplikasian furniture modular, material alternatif, dan penataanruang terbuka, menjadikan interior yang adaptif, multifungsi, dan inovatif. Sebagai elemen estetika, perancangan mengusung konsep biofilia. Lokasi gedung berada pada wilayah sub-urban. Area hijaunya dimanfaatkan sebagai tempat belajar dan tempat berkumpul, sekaligus sebagai healing environment bagi pemuda Yogyakarta.
Kata kunci : Pemuda, Kewirausahaan, Inovasi Disruptif, Biofilia
Tidak tersedia versi lain