Tugas Akhir
Perancangan Buku Visual "Tag" Seniman Graffiti Di Yogyakarta Sebagai Media Pengarsipan
Yogyakarta memiliki beragam aktivitas seni dan budaya dan dijuluki
sebagai kota seni dan budaya. Beragam kesenian ada di kota ini, dari seni rupa,
seni musik, seni pertunjukan, dan kesenian lainnya. Salah satu bentuk kesenian
lain yang ada di kota Yogyakarta adalah seni graffiti.Secara historis, bentuk dasar
dari graffiti sendiri adalah tag atau tagging. Dimana setiap seniman graffiti di
Yogyakarta pun memiliki tagging sebagai identitasnya masing-masing. Namun,
seniman graffiti di Yogyakarta memiliki masalah yakni mereka tidak menyadari
potensi dokumentasi tagging yang mereka miliki dapat diarsipkan. Dimana arsip
dari tagging ini dapat diakses suatu saat dan digunakan sebagai referensi. Selain
itu di Indonesia sendiri masih minim buku yang membahas mengenai graffiti dan
tagging khususnya tagging seniman graffiti di Yogyakarta dimana buku
pengarsipan merupakan hal yang sangat penting. Untuk mengatasi permasalahan
tersebut dilakukan dengan merancang buku visual yang berisi kumpulan arsip
tagging dari para seniman graffiti di Yogyakarta.
Perancangan buku visual ini sendiri tidak hanya menampilkan taggingdari
masing-masing seniman graffiti di Yogyakarta. Namun juga membahas perubahan
gaya tagging, latar belakang dan referensi dari masing-masing seniman graffiti.
Taggingyang dibahas adalah taggingyang dibuat oleh seniman graffiti di
Yogyakarta yang masih aktif melakukan graffiti dari tahun 2000 sampai 2020.
Dalam prosesnya penulis menggunakan layout dengan pola Mondrian layout agar
halaman isi buku menarik untuk dibaca. Pola Mondrian layout ini penulis gunakan
sebagai bentuk dasar penataan ilustrasi (foto) dan teks di setiap halaman isi buku
agar terlihat harmonis dan seimbang. Selain itu penulis menggunakan font
berjenis Serif dan Sans Serif dengan pertimbangan agar buku ini dapat
memberikan kenyamanan membaca bagi pembacanya serta terbaca dengan jelas.
Tidak tersedia versi lain