Tugas Akhir
Daun dan Akar Gantung Beringin Sebagai Ide Penciptaan Kap Lampu Gantung dengan Teknik Makrame
Daun beringin memiliki bentuk oval dengan bagian ujung meruncing dan pangkalnya yang tumpul. Selain membuat sekitarnya semakin teduh, banyaknya daun beringin juga berfungsi untuk memperbanyak fotosintesis. Sedangkan Akar gantung beringin merupakan salah satu jenis akar yang sangat menarik karena memiliki bentuk yang memanjang ke bawah dan menjuntai menyerupai rumbai-rumbai. Akar gantung beringin juga melambangkan asal usul manusia, yang mengingatkan bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan. Tidak pernah lupa akan tempat asal ataupun kebudayaan. Dalam menciptakan karya kap lampu gantung dengan sumber ide daun dan akar gantung beringin, didasari latar belakang karena dilihat secara alami memiliki kesan unik dan menarik. Penciptaan ini bertujuan untuk menciptakan karya kap lampu gantung dengan teknik makrame, menjelaskan konsep karya, dan menjelaskan proses penciptaan karya. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya kap lampu gantung ini adalah pendekatan estetika dan ergonomi, kemudian proses penciptaan yang dilakukan melalui observasi, studi pustaka, eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Hasil visualisasi dari karya kap lampu gantung ini terinspirasi dari daun dan akar gantung beringin dan setiap karya memakai teknik makrame. Tahapan proses pada karya ini terdiri dari, persiapan alat bahan, tahap perencanaan ide dan konsep, tahap visualisasi, dan finishing. Penciptaan Karya Tugas Akhir ini diawali dengan proses pembuatan sketsa berjumlah 15 sketsa yang kemudian dijadikan desain sebanyak 8 desain. Dari 8 desain tersebut yang diwujudkan menjadi karya yaitu sebanyak 4 buah kap lampu gantung dengan menggunakan teknik makrame. Kap lampu gantung dipilih sebagia media untuk menuangkan ide karena memiliki fungsi dan nilai estetis yang dapat dijadikan sebagai furniture ruangan serta memiliki keindahan yang dapat dinikmati sebagai sebuah hasil karya seni.
Tidak tersedia versi lain