Tugas Akhir
Dampak Erupsi Merapi 2010 sebagai Ide Motif Batik dalam Penciptaan Busana Kasual
Erupsi Merapi tahun 2010 merupakan salah satu bencana alam terbesar yang pernah terjadi di Indonesia. Pengalaman pribadi penulis yang menyaksikan secara langsung dan terkena dampak dari erupsi Gunung Merapi inilah yang menjadikan sebagai referensi dalam penciptaan Tugas Akhir. Tujuan penciptaan Tugas Akhir ini adalah menciptakan busana kasual dengan motif batik dampak erupsi Merapi 2010 yang meliputi motif utama Gunung Merapi, awan panas, material vulkanik, dampak kerusakan rumah, kerusakan lingkungan, dan kerusakan harta benda. Motif tersebut akan disusun sedemikian rupa hingga tercapai visualisasi dampak erupsi Merapi tahun 2010. Metode pendekatan yang digunakan dalam penciptaan karya ini adalah metode pendekatan estetika dan ergonomi. Metode pendekatan estetika akan digunakan mulai dari pembuatan sketsa busana kasual hingga penerapan motif batik ke dalam busana kasual. Ilmu ergonomi akan digunakan untuk mempertimbangkan pemilihan bahan serta pengambilan ukuran yang tepat agar tercapai kenyamanan. Metode penciptaan menggunakan metode practice based research yaitu penelitian yang dimulai dengan kerja praktek. Proses perwujudan yang digunakan adalah teknik batik tulis. Proses pewarnaan batik menggunakan teknik colet dan celup. Tahap perwujudan karya dimulai dari observasi, pemolaan, pencantingan, pencoletan warna, pencelupan warna, pelorodan, menjahit busana dan finishing. Hasil akhir dari penciptaan ini adalah berupa 4 karya busana kasual wanita dewasa dengan desain yang minimalis dan trendy dengan motif batik dampak erupsi Merapi 2010. Karya dengan motif dampak erupsi Merapi 2010 ini mempunyai keunikan pada kebaruan motifnya, disertai sentuhan busana kasual yang modern.
Tidak tersedia versi lain