Tugas Akhir
Studi Ikonografi Pengaruh Budaya Tiongkok Pada Vihara Theravada Buddhagaya Watugong, Semarang
Agama Buddha masuk di Indonesia dengan 2 aliran, yaitu Buddha Theravada dan Mahayana. Buddha Theravada berasal dari India, sedangkan Mahayana telah bercampur dengan kepercayaan Tiongkok. Adalah Vihara Buddhagaya Watugong merupakan Vihara beraliran Theravada yang merupakan tonggak awal Vihara Theravada di tanah Jawa. Akan tetapi kompleks ini tidak murni beraliran Theravada, karena Vihara ini pernah mencoba menggandeng umat Tionghoa yang ada di sana untuk belajar ajaran Buddha dengan cara membangun Pagoda, yang tidak asing bagi umat Tionghoa. Hingga sekarang kedua bangunan utama Buddha Theravada dan Mahayana ini berdampingan. Seberapa besar pengaruh Budaya Tiongkok di dalam kompleks vihara ini. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan ikonografi Erwin Panofsky dengan tahapan pra ikonografi (pengamatan/membaca elemen), ikonografi (analaisis ikon yang dihubungkan dengan konteks fungsi, budaya, dll) dan ikonologi (interpretasi makna yang terkandung) Pengaruh Budaya Tiongkok terlihat pada 3 ikon penting, yaitu Pagoda, Pohon Bodhi dan Gerbang Sanchi. Selain pada fisik, juga pada makna filosofis. Walau begitu, pengaruhnya tidak terlalu mendominasi dan kompleks Vihara tetap mengacu pada ajaran asli di India
Tidak tersedia versi lain