Tugas Akhir
Sifat dan Perubahan Ruang Pada Rumah Tinggal di Kawasan Jeron Beteng Kecamatan Keraton Yogyakarta : Studi kasus pada ruang tamu, keluarga dan dapur
Terjadinya Yogyakarta pada awalnya Tahun 1755 di desa Pacethokan atas perintah Sri Sultan Hamengku Buwono I untuk membuat perkampungan bagi para abdi dalem yang langsung melayani kerumahtanggaan Keraton. Sampai sekarang kawasan ini terkenal dengan nama Jeron Beteng yang mempunyai pola tata ruang yang khas. Membicarakan tata ruang, rumah tinggal merupakan salah satu wadah untuk berinteraksi antara penghuni (Bapak dan Ibu) dengan tamu. Salah satu ruang representatif untuk berinteraksi adalah ruang tamu, keluarga dan dapur dimana Bapak dan Ibu sangat berperan. Ketiga ruang tersebut pada masa gotong royong masih dijaga oleh aturan-aturan tertentu sampai pada masa individual secara langsung atau tidak langsung mengalami perubahan. Pada dasarnya membicarakan interaksi di ruang tamu, keluarga dan dapur tidak lepas dari sifat ruang yang bisa dilihat dari aktivitas, pengguna dan fasilitas yang cenderung mengalamiperubahan setelah mengalami proses sosial. Penelitian ini telah dilakukan pada 8 informan dengan berdasarkan kategori kebangsawanan-non kebangsawanan dan umur. Karena penelitian ini membahas sifat dan perubahan ruang di ruang tamu, keluarga dan dapur maka metode pendekatan yang paling tepatadalah Postpositivistik Rasionalistik dengan metode analisis reduksi data, penyajian data, verifikasi, penarikan kesimpulan yang menghasilkan beberapa sifat di ruang tamu yaitu sifat resmi, serba guna, ketertutupan dan tenang dengan perubahan di pengguna, aktivitas. Sedangkan ruang keluarga yaitu sifat intim, serba guna dan resmi dengan perubahan di pengguna, aktivitas. Pada ruang dapur yaitu sifat resmi, kekeluargaan dengan perubahan pada pengguna, aktivitas.
Tidak tersedia versi lain