Buku Teks
Topeng Panji: Mengajak kepadsa yang tersembunyi
Panji memang istimewa. la termasuk buah kebudayaan yang tak lekang oleh zaman. Panji bukan cuma meninggalkan artefak berupa candi dengan relief-relief yang indah dan menakjubkan, atau properti- properti yang berhubungan dengan seni pertunjukan seperti wayang beber, topeng, wayang gedhog, wayang krucil, atawpun sendratari seperti wayang topeng, hingga folklor seperti Timun Emas, Ande-ande Lumut, Jaka Bluwa dan masih banyak lagi yang semula hanya sebagai dongeng pengantar tidur dan mengendap dalam memori anak-anak di setiap zaman. Jejak dan mutiara peradaban Jawa masa lalu itu, percayalah, tersimpan di dalam Panji Tinggal kemauan, komitmen dan kearifan generasi-generasi sekarang untuk menggalinya kembáli. Panji niscaya bukan sebatas folklor atau cerita rakyat yang mengembangkan imajinasi dengan indah dan romantis. Buktinya, seorang ahli menemukan báhwa di balik artefäk-artefak candi itu, kita dibawa masuk oleh Panji ke dalam pemahaman atau konsepsi tentang spiritualisme yang agung. Sungguh suatu penemuan yang mengejutkan, dan membawa apresiasi yang lebih terhadap kebudayaan Panji. Topeng bukan mengungkapkan apa yang tersembunyi, tetapi menarik manusia ke dalam yang tersembunyi. Bukan memaparkan rahasia, tapi mengajak manusia masuk ke dalam rahasia. Topeng justru menyembunyikan yang tersembunyi, dan merahasiakan yang rahasia.
Kata kunci: topeng, Panji, kesenian rakyat, tarian rakyat
Tidak tersedia versi lain