Tugas Akhir
Perkembangan Jaranan Jawa Paguyuban Turonggo Jati di Desa Kras Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Periode 2016-2021
Penulisan ini membahas mengenai “Perkembangan Jaranan Jawa Paguyuban Turonggo Jati di Desa Kras Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Periode 2016-2021”. Kesenian jaranan merupakan salah satu bentuk kesenian rakyat pada masyarakat Jawa yang dikenal dengan kesenian jaran kepang. Kesenian ini merupakan seni tari tradisional kerakyatan yang berbentuk tari kelompok, dengan beberapa karakter pada pertunjukannya. Jaranan menggambarkan kegagahan prajurit penunggang kuda. Kesenian ini banyak diminati masyarakat Jawa khususnya Kediri dari berbagai kalangan sejak zaman dahulu hingga sekarang. Salah satu jenis jaranan di Kabupaten Kediri adalah Jaranan Jawa yang masih sering ditampilkan pada acara tertentu seperti hajatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan Jaranan Jawa Paguyuban Turonggo Jati di Desa Kras, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Kesenian Jaranan Jawa masih eksis dan berkembang hingga saat ini untuk kepentingan sosial kemasyarakatan. Masyarakat berperan penting dalam proses perkembangan kesenian Jaranan Jawa sebagai kesenian rakyat. Perkembangan pada suatu pertunjukan selalu diikuti dengan suatu perubahan, menurut Edi Sedyawati hal itu merupakan pertanda suatu kehidupan. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan antropologi dan koreografi. Pendekatan antropologi digunakan untuk melihat perkembangan Jaranan Jawa di paguyuban Turonggo Jati. Sedangkan pendekatan koreografi digunakan untuk melihat fenomena perkembangan pada aspek koreografi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang menggunakan metode pengumpulan data dengan teknik observasi, studi pustaka, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Perkembangan Jaranan Jawa pada Paguyuban Turonggo Jati di Kabupaten Kediri mengikuti perkembangan sosial budaya masyarakatnya, karena mempunyai fungsi dan peranan yang penting sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kesenian Jaranan Jawa ini dilihat dari bentuk penyajiannya, secara koreografi dan iringannya telah mengalami perkembangan. Perkembangan tersebut dapat dilihat pada tahun 2016-2021. Pada perkembangan Jaranan Jawa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
Tidak tersedia versi lain