Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Sudut Kamera Subjektif Dalam Ambilan Panjang Pada Film Dokumenter

FORTUNANDA, Driepuza Ryan - Nama Orang;

Film dokumenter dapat memberi gambaran atas realita yang ada karena merekam kejadian, peristiwa atau situasi yang nyata. Eyang Murtini memiliki kebiasaan menceritakan sebuah kisah dengan foto cetak sebagai bantuan visual di atas cerita tersebut. Kejadian tersebut sangat berkesan untuk orang yang menyaksikannya secara langsung. Apa untuk anggota keluarga, cerita yang eyang ceritakan sangat dekat, mengetahui lebih dalam tentang sejarah keluarga. Cerita-cerita dari foto tersebut sangat jarang terdokumentasikan, baik tulisan maupun dari rekaman suara, hanya disampaikan dari mulut ke mulut antar anggota keluarga dan antar generasi. Film dokumenter bisa menjadi salah satu alternatif dalam mengarsipkan cerita dan sejarah yang pernah ada dalam keluarga. Film dokumenter ini merekonstruksi performa yang bercerita yang melakukan tersebut, dengan susunan alur penceritaan dan perencanaan koreografi kamera. Pengalaman ketika menonton performa bercerita tersebut, direkonstruksi dalam sudut kamera subjektif dengan pergerakan kamera yang dinamis dalam teknik pengambilan gambar dengan ambilan panjang. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya. Pengalaman ketika menonton performa bercerita tersebut, direkonstruksi dalam sudut kamera subjektif dengan pergerakan kamera yang dinamis dalam teknik pengambilan gambar dengan ambilan panjang. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya. Pengalaman ketika menonton performa bercerita tersebut, direkonstruksi dalam sudut kamera subjektif dengan pergerakan kamera yang dinamis dalam teknik pengambilan gambar dengan ambilan panjang. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya. direkonstruksi dalam sudut kamera objektif dengan pergerakan kamera yang dalam teknik pengambilan gambar dengan ambilan panjang. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya. direkonstruksi dalam sudut kamera objektif dengan pergerakan kamera yang dalam teknik pengambilan gambar dengan ambilan panjang. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya. Kamera yang menonton langsung mengamati dan memperhatikan pendengar pertama yang bercerita tentang eyang sehingga dapat mengendalikan pikiran dan perasaan penonton film saat menyaksikan performa dengan seolah-olah hadir pada saat kejadian. Ketika penonton dan anggota keluarga dapat merasakan pengalaman yang diharapkan dapat lebih memaknai atas perjuangan generasi keluarga sebelumnya. Karena apa yang sekarang didapat tidak lepas dari jasa dan pengorbanan yang dihasilkan sebelumnya.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi TES/VG/For/s/2022
KT20221503
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TES/VG/For/s/2022
Penerbit
Yogyakarta : PPS ISI Yogyakarta., 2022
Deskripsi Fisik
x, 58 hal.: ilus.; 29 cm.
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TES/VG/For/s/2022
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
videografi
fiilm dokumenter
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
penulis, Driepuza Ryan Fortunanda; pembimbing utama, Tito Imanda
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Sudut Kamera Subjektif Dalam Ambilan Panjang Pada Film Dokumenter
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik