Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Monster Sebagai Metafor Kejahatan Pedofilia Dalam Visualisasi Seni Grafis

YULISTIANTO, Prasojo - Nama Orang;

Kejahatan pedofilia masih terjadi dan menimpa anak di Indonesia. Pelanggaran asusila ini belum dapat dibasmi sepenuhnya oleh pihak yang berwenang, dan masyarakat Indonesia umumnya, karena sulitnya mendeteksi penyimpangan seksual ini pada seseorang, para predator seksual hidup menyatu di masyarakat dan anak sangat dirugikan karena dampak yang ditimbulkan berupa luka fisik dan psikis, kurangnya kewaspadaan orang tua dan keterbatasan memori anak menyebabkan kasus baru terungkap setelah banyaknya korban berjatuhan, penulis menciptakan karya seni dengan tujuan mengkritisi praktik pedofil, sekecil apapun itu adalah kasus besar, karya seni penulis men-target audiens semua usia termasuk anak, akan dihadirkan secara menarik lewat penyajiannya, kemudian visualisasi monster dapat dimaknai sebagai tindak pedofilia yang menyeramkan. Teori yang digunakan adalah Teori Psikoseksual oleh Sigmund Freud, teori tersebut mengungkapkan bahwa sejak awal kehidupan, manusia dimotivasi oleh dorongan-dorongan yang irasional untuk mendapatkan kepuasan, dorongan-dorongan ini merupakan ekspresi dari libido yaitu energi psikis yang memotivasi prilaku manusia, dan teori Empirisme oleh John Locke mengatakan anak yang baru lahir bagaikan kertas kosong, dapat ditulis dengan tinta warna apapun, seperti pelaku pedofilia yang pernah mengalami pelecehan pada masa kecilnya. Metode yang penulis gunakan mengacu pada metode penciptaan seni oleh David Campbell, adapun tahapannya meliputi : Eksplorasi, Konsentrasi, Inkubasi, Iluminasi, Produksi, meskipun dalam pelaksanaannya, tahapan tersebut tidak selalu berurutan, dimana saat menciptakan karya terkadang muncul ide-ide baru berupa metafora, warna dan teknis mewujudkan karya, karya yang akan dihadirkan adalah monoprint cukil kayu (Wood cut) dan handcolouring dengan media kertas dan penyajian seperti karya Paper Cut. Penulis menemukan bahwa tidak ada faktor tunggal penyebab seseorang menjadi pedofil, salah satu faktor adalah adanya distorsi kognitif atau kesalahan berpikir pada pelaku pedofilia sebagai hasil endapan pengalaman pribadinya, seperti dilecehkan, ditindas, dan tidak dipedulikan oleh lingkungan pada masa kecilnya. kata kunci : kejahatan pedofilia, kekerasan terhadap anak, distorsi kognitif, seni grafis, paper cut.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi TES/SG/Yul/m/2022
KT20221490
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TES/SG/Yul/m/2022
Penerbit
Yogyakarta : PPS ISI Yogyakarta., 2022
Deskripsi Fisik
xii, 122 hal.: ilus.; 29 cm.
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TES/SG/Yul/m/2022
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
seni grafis, monster, kejahatan fedofilia
Info Detail Spesifik
Tugas Akhir Pascasarjana + naskah publikasi
Pernyataan Tanggungjawab
Prasojo Yulistianto
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Monster Sebagai Metafor Kejahatan Pedofilia Dalam Visualisasi Seni Grafis
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik