Tugas Akhir
Burung Bangau Dalam Penciptaan Karya Kriya Logam
Dalam tugas akhir berjudul “Burung Bangau dalam Penciptaan Karya
Kriya Logam” ini membagas konsep, proses dan hasil karya kriya logam dengan
sumber ide bangau. Penulis mengambil konsep bangau karena tertarik dengan
keunikan bentuk, mitos kebudayaan dan pengalaman empiris penulis terhadap
burung bangau dimasa kecil. Karya menggunakan bahan utama logam dalam
bentuk onderdil bekas karena bentuk unik dan terjangkau. Tugas akhir ini
bertujuan untuk menambah refrensi kepada seniman lain untuk berkarya dan
menambah pengalaman penulis. Metode pendekatan dalam tugas akhir ini menggunakan metode estetika
Djelantik, dalam proses perancangan desain, bentuk dan sturuktur komposisi
karya. Metode pendekatan kedua adalah semiotika Charles Sanders Pierce, dalam
mewujudkan bentuk dan makna pada karya. sedangkan metode penciptaan
menggunakan metode Practice Based Research. Metode penciptaan ini dibagi
menjadi tiga poin yaitu Literature Research, Visual Research dan Practice,
metode ini berkaitan dengan proses pengumpulan data acuan dan perwujudan.
Hasil karya dalam tugas akhir ini berjumlah tiga karya kriya logam
berbentuk tiga dimesi nonfungsional. Karya pertama berjudul stayhome
menonjolkan lekuk serta panjang leher bangau saat berdiri disungai dengan media
utama pipa besi dan plat. Karya kedua berjudul Melangkah memvisualisasikan
ekspresi bangau saat mencari makan. Karya ketiga terinspirasi dari posisi bangau
tertidur berjudul Tenangan Dalam Keseimbangan. Ketiga karya menggunakan
finishing hcl pada besi untuk mempercepat pembentukan warna karat dan dikunci
dengan cat clear gloss
Tidak tersedia versi lain