Tugas Akhir
Buah Merah Papua Dalam Seni Serat Kontemporer
Penciptaan karya ini terinspirasi dari salah satu tanaman endemic buah
merah Papua (kuansu) dengan nama ilmiah Pandanus Conoideus Lam merupakan
jenis tanaman pandan-pandanan berbentuk semak, perdu atau pohon. Tanaman ini
merupakan bahan makanan yang memiliki kandungan senyawa antioksidan yang
sangat tinggi, yaitu tokoferol, alfatokoferol, dan betakaroten. Buah tersusun dari
ribuan biji yang berbaris rapi membentuk kulit buah, selain itu penulis juga
tertarik dengan manfaat buah merah, yaitu sebagai pewarna alami, bahan
kerajinan, dan sebagai tanaman obat untuk berbagai jenis penyakit.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penciptaan karya ini adalah
metode pendekatan estetis dan ilmu botani. Sedangkan metode penciptaan
menggunakan metode penelitian (Practised Based Research). Teknik perwujudan
karya diterapkan secara keseluruhan cenderung menggunakan teknik tenun
sederhana tapestry dengan kombinasi teknik seperti macramé.
Karya yang dihasilkan dari penciptaan karya Tugas Akhir ini adalah 5
karya seni serat (fiber art) dua dimensional yang ditetapkan pada dinding (two
dimensional work, wallpiece, atau wall hanging). Masing-masing karya memiliki
ciri khas warna dan tekstur tersendiri dengan keunikan yang ada. Diharapkan dari
penciptaan ini dapat bermanfaat bagi penikmat seni dan masyarakat pada
umumnya, serta dapat memberi konstribusi dan wacana kreatif pada masyarakat
tentang alternative pengembangan karya kriya yang kreatif dan inovatif khususnya
dalam dunia tekstil terstruktur.
Tidak tersedia versi lain