Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Fenomena Terungkapnya Korupsi Era Joko Widodo Melalui Simbol Tikus Dalam Karya Keramik Seni.

PANGANTI, Rara Sekar Ayu - Nama Orang;

Fenomena Terungkapnya Korupsi Era Joko Widodo melalui Simbol Tikus dalam Karya Keramik Seni ini, penulis terinspirasi menciptakan karya karena melihat dari kasus-kasus korupsi yang terjadi melalui koran, televisi, hingga sosial media. Kegelisahan penulis dalam permasalahan-permasalahan yang ditimbulkan oleh pejabat yang melakukan korupsi inilah yang akhirnya mempunyai ide untuk menciptakan karya menggunakan simbol tikus. Secara ilmiah tikus sendiri termasuk binatang pengerat dan hidup berkelompok. Biasanya binatang yang hidup berkelompok mempunyai pemimpin yang melindungi anggota kelompoknya. Kebiasaan mengerat ini untuk menahan laju pertumbuhan gigi depan hingga kebiasaan mengerat ini dijadikan sebagai acuan penulis memilih tikus sebagai simbol koruptor. Tikus juga lihai dalam melepaskan diri dari bahaya karena didukung oleh indera penciuman, penglihatan dan pendengaran yang baik seperti halnya koruptor. Tujuan penciptaan ini untuk mendeskripsikan karya yang mengambil dari fenomena atau kasus yang terjadi dan menjelaskan proses penciptaan karya. Metode yang digunakan di dalam karya penciptaan keramik ini adalah pendekatan estetika milik A. A. M. Djelantik dan semiotika milik Charles Sanders Pierce dalam buku nya Aart van Zoest dan Kris Budiman, lalu metode penciptaan menggunakan tahapan dari metode Practice-Ied Reseach dengan tahap persiapan melakukan observasi dan analisis, tahap mengimajinasi dengan mengeksplorasi bentuk, tahap pengembangan imajinasi tertuju pada kematangan konsep, dan tahap pengerjaan dengan mengimplementasikan desain dari konsep yang matang. Hasil visualisasi yang dilakukan dapat disimpulkan : 1) Konsep penciptaan keramik ini penggambaran koruptor melalui simbol tikus. 2) Tema penciptaan ini berkaitan dengan masalah korupsi yang terjadi di Indonesia. 3) Proses visualisasi menggunakan teknik pijit, pilin, lempengan, tempel, gores, dan cetak tuang dengan tahapan perwujudan seperti tahapan persiapan bahan dan alat, tahap pengulian, pembentukan, pengeringan, pembakaran biskuit, pengglasiran, dan tahap pembakaran glasir. Karya yang dihasilkan berupa 8 buah karya keramik tiga dimensi bertemakan tentang fenomena terungkapnya korupsi era Joko Widodo dengan mengambil tikus sebagai simbol dari para koruptor dengan berbagai judul di antaranya “Kursi Panas Kekuasaan“, “Kapal Kebal Hukum”, “Para Pejuang Kebusukan”, “Mengejar Uang Panas”, “Kasus Suap”, “ Korupsi E-KTP”, “Korupsi Berjamaah”, dan “Menangkap Koruptor”. Masing-masing karya memiliki variasi bentuk yang menggambarkan kasus yang sudah terjadi dan tentang simbol penyuapan. Diharapkan dari penciptaan ini dapat bermanfaat bagi penikmat seni dan memberi kontribusi terhadap perkembangan karya seni khususnya pada karya keramik. Kata kunci : Fenomena, Kasus Korupsi, Era Joko Widodo, Simbol Tikus, Keramik seni


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi KKR/Pan/f/2020
KT20207751
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KKR/Pan/f/2020
Penerbit
Yogyakarta : FSR ISI Yogyakarta., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
fenomena
Kasus Korupsi
Era Joko Widodo
Simbol Tikus
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik