Tugas Akhir
Penciptaan Skenario di Bawah Langit Merah Terinspirasi dari Peristiwa Persekusi Perempuan
Penciptaan skenario Di Bawah Langit Merah merupakan penciptaan skenario yang
terinspirasi dari peristiwa persekusi perempuan. Untuk menyuarakan kembalinya
subjektifitas perempuan sebagai esensi utama penciptaan skenario Di Bawah Langit
Merah, teori feminisme eksistensialis digunakan sebagai pendekatan wacana.
Untuk membentuk struktur naratif digunakan teori struktur tiga babak dan untuk
menentukan simbol digunakan teori semiotika konotatif dengan tujuan agar bahasa
visual dalam Di Bawah langit Merah sarat akan makna dan nilai artistik. Setelah
terbentuk wacana, struktur dan bahasa visualnya skenario Di Bawah Langit Merah
kemudian diproses dengan metode Connection yang dicetuskan oleh Claudia
Hunter Johnson. Di Bawah Langit Merah menceritakan tentang seorang perempuan
bernama Wani yang menjadi korban perkosaan oleh Lelaki bertubuh manusia
berkepala Anjing. Wani kemudian dianiaya oleh sesama perempuan di kampunya
karena dilatar belakangi kecemburuan dan berbagai hal. Hingga akhirnya Wani
menyadari ada sesuatu yang salah dalam dirinya, ia pun berubah dan memutuskan
untuk membalaskan dendamnya.
Tidak tersedia versi lain