Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Analisis Koreografi Tari Kiprah Glipang di Desa Pendhil Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo

DEWI, Dinar Kurnia Kumara - Nama Orang;

Glipang merupakan kesenian rakyat tradisional yang berlatarbelakang budaya Pandhalungan dan menjadi ciri khas dari Desa Pendhil, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Kesenian ini dicipta oleh Sari Truno sekitar tahun 1920, kemudian diwariskan kepada cucunya bernama Soeparmo. Kata glipang bermula dari kata gholiban yaitu dari bahasa Arab yang berarti kebiasaan. Perubahan penyebutan kata gholiban menjadi glipang dikarenakan pengaruh dari dialek orang Jawa keturunan Madura. Kesenian Glipang terbagi menjadi enam babak, yaitu tari Kiprah Glipang, tari Baris Glipang, tari Papakan Glipang, lawakan, dan diakhiri cerita. Pertunjukan kesenian ini diadakan selama semalam suntuk. Penelitian yang dilakukan difokuskan pada objek tari Kiprah Glipang. Tari Kiprah Glipang dalam kesenian Glipang berfungsi sebagai tari pembuka seperti tari Remo dalam kesenian Ludruk. Tari tersebut merupakan tari tunggal berdurasi delapan menit. Tarian ini ditarikan oleh laki-laki untuk menggambarkan seorang prajurit. Tari Kiprah Glipang terbagi menjadi tiga bagian berdasarkan pola iringannya, yaitu bagian satu dengan iringan awayaro, bagian dua dengan iringan glipangan, dan bagian tiga dengan iringan kembangan. Gerak pada tarian ini terdapat beberapa pengulangan pada beberapa motif, baik dilakukan sama persis maupun terdapat pengembangan dari segi gerak, ruang, dan waktu. Gerak nafas menjadi ciri khas pada tarian ini. Gerak tersebut diartikan sebagai ungkapan rasa ketidakpuasan terhadap penjajah pada masa itu. Gerakan ini menjadi motif spesifik dan menjadi aksen sebagai perpindahan gerak. Penelitian ini menggunakan pendekatan koreografi. Pendekatan koreografi dilakukan untuk melihat suatu tarian sebagai produk yang dianalisis dari segi koreografinya yaitu dari segi bentuk, teknik, dan isi. Pada aspek kebentukan tari ini akan dikupas mengenai keutuhan, variasi, repetisi, transisi, rangkaian, dan klimaks pada tari Kiprah Glipang. Konsep teknik mengupas tentang persoalan teknik kepenarian baik dari segi sikap dan gerak pada tari Kiprah Glipang. Konsep isi mengupas tentang persoalan makna dari gerak, iringan tari, dan busana pada tari Kiprah Glipang. Dari analisis ketiga aspek tersebut akan ditemukan gaya tersediri yang ada pada tari Kiprah Glipang, terkait dengan pembawaan pribadi pencipta tari dan sosial budaya masyarakat.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi ST.PKJ/Dew/a/2019
KT20207571
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
ST.PKJ/Dew/a/2019
Penerbit
Yogyakarta : Jur. Tari FSP ISI Yk.., 2019
Deskripsi Fisik
xv, 154 hal.: ilus.: lamp.; 30 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
kesenian rakyat tradisional
Kesenian Glipang
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Analisis Koreografi Tari Kiprah Glipang di Desa Pendhil Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik