Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Ondel-ondel sebagai Ruang Negosiasi Kultural Masyarakat Betawi

WAHIDIYAT, Mita Purbasari - Nama Orang;

Ondel-ondel merupakan hasil karya seni Betawi kuno yang awalnya merupakan bagian dari aktivitas ritual sakral rakyat yang kemudian dijadikan sebagai salah satu ikon kota Jakarta. Sampai dengan hari ini ondel-ondel masih dapat ditemui, baik dalam bentuk seni ertunjukan maupun dekorasi. Boneka besar ini merupakan deformasi bentuk tubuh manusia yang ditampilkan dengan wajah tanpa leher dan busana warna-warni. Dalam perkembangan selanjutnya, ondel-ondel tidak lagi dikaitkan sebagai objek sakral tetapi bekembang menjadi bagian dari beberapa bentuk seni, atau jadi media untuk berbagai kepentingan praktis termasuk menjadi sekedar properti negara yang digunakan untuk kepentingan bisnis besar dan kecil. Ondelondel telah dipakai secara pragmatis oleh masyarakatnya. Unsur-unsur kostum pada ondel-ondel dan maknanya terus berkembang sesuai dengan konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang terkait dengan peran kekuasan di masa-masa tertentu. Berdasarkan historis, analisis dan interpretasi semiotika, maka unsur-unsur kostum pada ondel-ondel mengalami kontinuitas dan perubahan, sehingga terjadi 4 klasifikasi model ondel-ondel, yaitu model barongan, model personifikasi, model Islami, dan model komersial, di mana model barongan menjadi titik awal penelitian ondel-ondel ini. Setiap model ondel-ondel memiliki ideologi tersendiri, yaitu: ideologi pembangunan, ideologi agama dan ideologi pasar. Dalam kontinuitas dan perubahan setiap model ondel-ondel terdapat tarik-ulur atau tawar-menawar dan dinamika sosial antara berbagai pihak yang membawa ciri khas pada unsur-unsur kostum tersendiri, yang selanjutnya dimaknai berbeda dari sebelumnya. Tarik-ulur dan tawar-menawar ini menciptakan ruang negosiasi kultural dalam masyarakat Betawi. Pada akhirnya ondel-ondel merupakan arena para elit penguasa bermain-main untuk eksistensi dirinya. Unsur-unsur kostum pada ondel-ondel diproduksi, dikonstruksi sebagai mitos dan menjadi ideologi oleh penggunanya (kelompok elit penguasa). Ketiga ideologi
yang muncul pada masa berbeda semuanya berada di bawah payung ideologi
kekuasaan. Ideologi kekuasaan ini mewakili kelompok elit penguasa yang kaya dan
memiliki pengaruh penting dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama.
Dalam masyarakat Betawi, ideologi ini disebut ideologi gedongan, merujuk pada
lingkungan rumah besar atau gedung (gedong), di mana kelompok elit penguasa itu
tinggal. Diharapkan penelitian ondel-ondel ini dapat dilanjutkan dan dikembangkan
dengan melihat budaya-budaya lain yang mempengaruhi kontinuitas dan perubahan
ondel-ondel, perbandingan ondel-ondel dengan boneka-boneka besar lainnya di
berbagai daerah di dalam dan luar Indonesia, serta mencari mitos lain dari ondelondel
yang digunakan untuk menentang pemerintah.

Kata Kunci: ondel-ondel, unsur-unsur kostum, ruang negosisasi kultural, ideologi


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi DIS/KT/Wah/o/2019
KT2019969
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
DIS/KT/Wah/o/2019
Penerbit
Yogyakarta : PPS ISI Yogyakarta., 2019
Deskripsi Fisik
xv+261 hal.; ilus.; bib.; lamp.; 30 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Kostum
Ondel-ondel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Ondel-ondel sebagai Ruang Negosiasi Kultural Masyarakat Betawi
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik