Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Musik Ndoto dalam Ritual Ngagha Mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo Flores Nusa Tenggara Timur

DJAWA, Blandina Wenika - Nama Orang;

Ritual Ngagha Mere adalah ritual mengucap syukur dan memberikan persembahan kepada leluhur yakni ine ame ebu kaju, yang dilaksanakan oleh masyarakat Wajo di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Dalam pelaksanaannya, Uwi (ubi jalar liar) dijadikan persembahan kepada para leluhur. Ritual Ngagha Mere tidak terlepas dari musik, yakni musik Ndoto. Musik tersebut sangat penting peranannya dalam ritual Ngagha Mere, karena merupakan sarana komunikasi masyarakat Wajo kepada para leluhur. Masyarakat Wajo percaya bahwa ketika musik tersebut dimainkan, para leluhur akan mendengar, dan mengetahui bahwa anak cucunya datang untuk memberi persembahan. Musik Ndoto memiliki beberapa ragam, dan ragam-ragam tersebut berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat Wajo. Motif-motif yang dimainkan dalam ragam mencerminkan kehidupan masyarakat Wajo yang selalu menanamkan semangat dalam menjalani hidup, serta gotong-royong dalam masyarakatnya. Alat musik Ndoto tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga digunakan sebagai kayu bakar untuk merebus ubi. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya permainan alat musik tersebut di kampung adat, sebab alat musik itu tidak boleh lagi dimainkan di kampung adat setelah ubi dipersembahkan kepada para leluhur. Namun jika dihubungkan ke dalam kehidupan masyarakat Wajo, dapat diinterpretasikan bahwa pembuatan alat musik Ndoto melambangkan sebagai kelahiran manusia, permainan musik Ndoto sebagai proses menjalani hidup, dan penggunaannya sebagai kayu bakar sebagai kematian atau berpulangnya manusia kepada sang pencipta. Dapat disimpulkan bahwa ritual Ngagha Mere sebagai suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk leluhur, dan musik Ndoto adalah sarana komunikasi masyarakat kepada leluhur, sehingga alat musik tersebut hanya dapat digunakan di kampung adat dan pada saat ritual Ngagha Mere, sebab masyarakat Wajo berprinsip bahwa apa yang diperuntukkan bagi leluhur, biarlah untuk leluhur saja, sehingga alat musik Ndoto harus dimusnahkan agar tidap dimainkan lagi dengan menjadikan alat musik tersebut sebagai kayu bakar.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi EG/Dja/m/2019
KT20196677
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
EG/Dja/m/2019
Penerbit
Yogyakarta : Prodi S-1 Etnomusikologi Jurusan Etnomusikologi FSP ISI Yk., 2019
Deskripsi Fisik
xviii + 124 hal.; ilus.: 30 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
EG/Dja/m/2019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Ngagha Mere, Musik Ndoto
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • MUSIK NDOTO DALAM RITUAL NGAGHA MERE DI KAMPUNG WAJO KECAMATAN KEO TENGAH KABUPATEN NAGEKEO FLORES NUSA TENGGARA TIMUR
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik