Tugas Akhir
Fungsi Tari Pampaga di Desa Budaya Pampang Kalimantan Timur
Tulisan ini mengupas “Fungsi Tari Pampaga di Desa Budaya Pampang Kalimantan
Timur. Tari Pampaga adalah tarian yang melambangkan suatu perangkap yang sengaja
dibuat untuk menjepit leher burung pipit yang kerap memakan bulir-bulir padi di ladang.
Pada zaman dahulu sebelum suku Dayak Kenyah memanen padi di ladang, mereka
melakukan kegiatan yang dinamakan Pampaga yang artinya sebelum membersihkan
rumput sudah melaksanakan kegiatan ritual. Melaksanakan ritual tersebut agar mereka
terhindar dari hama dan binatang yang kerap memakan bulir-bulir padi di ladang. Ritual
tersebut menyembah kepada dewa-dewa agar semua binatang terjepit. Seiring berjalanya
waktu masyarakat Dayak Kenyah Desa Pampang sudah mempercayai agama dan
meninggalkan ritual tersebut. Sehingga selaku kesenian Desa Pampang bapak Simson
Imang, membuat sebuah tari yang terinspirasi dari perangkap untuk menjepit burung
pipit. Tarian tersebut yaitu tari Pampaga yang diselenggarakan rutin setiap minggu siang
di rumah Lamin Adat Pemung Tawai. Dalam hal ini yang menjadi pokok permasalahan
adalah fungsi tari Pampaga di Desa Budaya Pampang Kalimantan Timur. Untuk
membantu menemukan jawaban dari permasalahan maka akan meminjam teori Raymond
Williams dikemukakan adanya tiga studi atau komponen pokok yaitu: Lembaga-Lembaga
Budaya (Institutions), Isi Budaya (Content), Norma-Norma Budaya (Effect). Studi
mengenai komponen lembaga budaya akan menanyakan siapa yang menghasilkan produk
budaya, siapa yang mengontrol, dan bagaimana kontrol itu dilakukan. Isi budaya akan
menanyakan apa yang dihasilkan atau simbol-simbol apa yang akan diusahakan,
sementara efek atau norma budaya akan menanyakan konsekuensi apa yang diharapkan
dari proses budaya itu.
Keberadaan seni pertunjukan dalam suatu kelompok masyarakat tidak pernah
terlepas dari sistem budaya dan sistem sosial yang berlaku dikalangan masyarakat
pendukungnya. Kesenian bisa hadir ditengah-tengah kehidupan masyarakat bila memiliki
peran tertentu dalam kehidupan masyarakat. Seni pertunjukan sebagai salah satu bentuk
seni, memiliki berbagai macam fungsi baik yang berkaitan dengan kepentingan ritual
maupun sifatnya sekular. Fungsi tari Pampaga di Desa Budaya Pampang Kalimantan
timur dalam hal ini sebagai lembaga budayanya adalah ketua adat, masyarakat, dan
pemerintah. Sedangkan yang dihasilkan adalah pertunjukan yang berfungsi sebagai
hiburan, sementara efek yang dihasilkan berupa pengikat solidaritas, rasa kebersamaan
dan kegotongroyongan, sarana interaksi sosial, sebagai identitas Desa Budaya Pampang,
nilai estetis, sebagai sarana hiburan, sarana penambah penghasilan, sebagai media
komunikasi, dan tenggang rasa. Hingga kini pertunjukan tari-tarian yang ada di rumah
Lamin Adat Pemung Tawai di Desa Pampang masih terus di selenggarakan dan
dilestarikan.
Tidak tersedia versi lain