Tugas Akhir
Proses Kreatif Cak Kartolo dalam Jula-Juli
Ludruk merupakan kesenian khas JawaTimur yang berupa teater rakyat
yang membawakan cerita urban, bertema komedi tragedi. Kesenian yang berawal
dari seni pertunjukan besutan yang berkembang di Jombang, kemudian hijrah ke
Kota Surabaya dan berkembang menjadi bentuk teater modern yang diiringi
gamelan jula-juli. Ciri khas dari Ludruk yang masih ada hingga saat ini adalah
tradisi travesi yakni penggunaan pemain laki-laki untuk memerankan tokoh
perempuan. Uniknya di Surabaya ada salah satu seniman bernama Cak Kartolo
yang tidak mengikuti pakem travesi. Beliau tetap menghadirkan perempuan untuk
melengkapi pertunjukannya. Jula-juli yang khas adalah andalan beliau untuk
membuat pertunjukannya beda dengan pertunjukan Ludruk pada umumnya. Hal
ini berdampak kekonsistensian beliau hingga saatini menekuni kesenian Ludruk
Surabaya. Prestasi Cak Kartolo sudah bisa di akui menjadi seniman Ludruk
Surabaya. Pemilihan tema cerita yang menarik, adanya unsur humor dan unsure
edukasi pada cerita pertunjukan yang lebih menarik merupakan upaya-upaya yang
dilakukan Cak Kartolo dalam mengemas cerita Ludruk Surabaya untuk
meningkatkan daya tarik penonton.
Kata Kunci : ludruk, travesi, jula-juli, prestasi, edukasi
Tidak tersedia versi lain