Buku Teks
Hayatan gamelan: Kedalaman lagu, teori & perspektif
Dalam buku ini ia berusaha tekun memahami dan menjelaskannya. Tesisnya mengenai kedalaman lagu gamelan di tahun 1976 (bagian pertama buku ini ) merupakan reputasi menyejarah dan berpengaruh luas yang masih menggema sampai sekarang. Banyak teoretikus terpengaruh tesis ini. Pada bagian kedua buku ini dimulai dengan bahasan praktek dan analisis instrumen depan, yaitu gender, kemudian dengan disertai ilustrasi sejarah dan fungsinya, gamelan sekaten dilihat keunikan musikalnya. Karena keterbatasan wilayah nada tiap instrumen yang hanya stu oktaf dalam memainkan gendhing musisi harus memecah konsentrasi pada lagu gendhing berwilayah luas di satu pihak dengan lagu instrumen dengan keterbatsan luas oktaf di lain pihak.
Tidak tersedia versi lain