Tugas Akhir
Representasi Hiperrealitas pada Budaya Konsumerisme
Kemampuan dunia maya dalam memberikan pengalaman sosial yang berbeda
telah menciptakan realitas lain yang terpisah dari kehidupan yang sesungguhnya.
Kedekatan manusia dengan ruang-ruang ini semakin mengaburkan pandangan
antara kenyataan dan fantasi. Kondisi ketidak mampuan kesadaran dalam
hipotesis untuk membedakan antar kenyataan dan fantasi ini disebut dengan
hiperrealitas. Kondisi ini sering dimanfaatkan untuk melakukan upaya
penggiringan masa. Salah satu yang paling menonjol adalah upaya penggiringan
masa untuk mengkonsumsi sebanyak-banyaknya demi meraup keuntungan.
Kegiatan konsumsi kini tidak hanya dilakukan dalam rangka memenuhi
kebutuhan, namun cenderung mengutamakan citra-citra tertentu untuk
memuaskan hasrat. Kondisi ini merupakan latar belakang yang diwujudkan
melalui penciptaan karya seni grafis, dengan menggunakan teknik sablon. Karya
Tugas Akhir inimencoba mentransformasikan pengalaman pribadi penulis
menjadi pengalaman yang bersifat umum. Untuk menampilkan kembali kondisi
hiperrealitas yang sering kali tidak disadari. Melalui narasi yang dekat dengan
keseharian yaitu konsumsi. Dengan harapan mampu memberikan padangan lain
serta sebagai pematik agar dapat diperbincangkan kembali.
Tidak tersedia versi lain