Tugas Akhir
Kain Lurik Hitam Putih sebagai Objek Penciptaan Fotografi Fashion
Berasal dari bahasa Jawa “ Lorek” yang berarti garis-garis, lurik merupakan nama
kain yang memiliki arti “ kesederhanaan” baik dalam proses pembuatannya
maupun ketika dikenakan. Lurik yang bersaratkan penuh makna memiliki tiga
dasar motif diantaranya Lajut, Pakan Malang, dan Cacahan. Pada jaman modern
ini, pakaian adat salah satunnya motif lurik sudah dikembangkan secara variatif
agar disukai oleh berbagai kalangan usia. Namun, perkembangan motif lurik
tersebut bertolak belakang dengan tren gaya busana yang berlangsung kini.
Sehingga, berpengaruh pada turunya nilai jual bahkan kurangnya minat pasar
terhadap lurik. Disisi lain, fashion saat ini sudah menjadi gaya hidup.
Perkembanagan fashion yang sangat cepat juga mempengaruhi cara masyarakat
dalam memadukannya. Hal ini ditunjukan dengan banayaknya penikmat fashion
yang tidak bisa meninggalkan selera dalam memilih pakaian dan
memadupadankannya. Fotografi menjadi pilihan yang tepat dalam mevisualkan
suatu produk fashion mampu menjadi alternatif jitu yang efektif untuk
mempromosikan busana lurik kepada masyarakat. Fotografi fashion sendiri pada
intinya menjadikan atau menggunakan media foto sebagai ajang dalam
mekreasiakan suatu karya dalam tampilan yang berbeda. Karya ini bertujuan
untuk mengangkat potensi dan nilai lebih kain lurik terhadap masyarakat agar
lebih menarik untuk dijadikan fashion masa kini melalui fotografi.
Kata kunci : fashion, fotografi, lurik hitam putih
Tidak tersedia versi lain