Tugas Akhir
Perancangan Merchandise Sarasvati sebagai Pendukung Visual Branding Kampus Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Institut Seni Indonesia, sebagai kampus yang secara khusus menjadi pusat
pembelajaran seni pertama di Indonesia telah memiliki perjalanan histori yang teramat panjang.
Dalam perjalanan tersebut nama “Institut Seni Indonesia” telah melewati berbagai macam jejak
peristiwa --sebagian diantaranya meninggalkan citra baik, sebagian diantaranya tidak.
Sehingga ketika ditengok kembali ke belakang, lantas muncul pertanyaan “Seperti apa citra
kampus Institut Seni Indonesia ke depan?”
Desain Komunikasi Visual, sebagai salah satu program pembelajaran di kampus Institut
Seni Indonesia memiliki andil cukup besar dalam membangun citra atau yang kerap
diperbincangkan sebagai “Visual Branding”, dalam konteks perancangan ini andil yang
dimaksud adalah bagaimana membangun citra institusi di benak khalayak secara visual.
Membangun citra di benak khalayak bukanlah hal yang instan dan cukup dikerjakan
dengan satu atau dua upaya, melainkan melalui rangkaian proses yang panjang dan kontinyu.
Perancangan ini hadir sebagai satu langkah kecil untuk membangun citra yang dikehendaki.
Melalui berbagai kemampuan yang dimiliki para mahasiswa berupaya membentuk sebuah
brand yang mengusung tema Institut Seni Indonesia dengan output merchandise yang bersifat
bisa dikenakan (wearable) dan bisa disimpan (collectible). Tujuannya adalah untuk memupuk
rasa memiliki akan kampus (Sense of Belonging) sekaligus menggerakan kewirausahaan seni
dengan konsep “Dari mahasiswa untuk mahasiswa”
Tidak tersedia versi lain