Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Seni memahami Hermeneutik dari Schleiermacher sampai Derrida

Buku Teks

Seni memahami Hermeneutik dari Schleiermacher sampai Derrida

HARDIMAN, F. Budi - Nama Orang;

Buku ini membahas sebuah persoalan yang sangat manusiawi, yaitu memahami. Memahami berbeda dari mengetahui. Seorang yang baru sampai mengetahui belum sampai memahami. Filsafat menyelami masalah ini dalam apa yang disebut hermeneutik. Apakah itu hermeneutik ?, bagaimana memenuhi mitos, kitab suci, sains ?,. Apa kaitan proses memahami dengan kekuasaan, prasangka,tradisi, dan ideologi ?. Mengapa perlu hermeneutik untuk mengatasi radikalisme agama ?. Mengapa kalaim kebenaran final sangat berbahaya ?. Buku ini akan mendiskusikan pertanyaan - pertanyaan ini dengan mengulas secara sistematis dan historis 8 pemikiran utama hermeneutik modern yaitu : Schleiermacher, Dilthey,Heidegger, Bultmann, Gadamer, Habermas, Ricoeur dan Derrida, dan silang gagasan di antara mereka. Hermeneutik bukan hanya kesibukan pokok para teolog, filsuf, ahli hukum, politikus, pakar komunikasi, sastrawan, budayawan, melainkan juga semua orang yang ingin menjadi lebih manusiawi menghadapi yang lain dalam keberlainnanya, entah itu berkaitan dengan politik, kultur, agama ataupun gender.


Ketersediaan
#
Ruang Tandon Lt 4 101.68 Har s c.1
BK201721178
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s
BK201823569
Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada 17-Oct-2022)
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.3
BK201824119
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.4
BK201824293
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.5
BK201824307
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s
BK201925580
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c. 7
BK201924747
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.8
BK201925381
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s
BK201926000
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.10
BK201925628
Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada 19-Jan-2026)
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.11
BK202026982
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.12
BK202028093
Tersedia
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c.13
BK202028538
Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada 18-May-2026)
#
Ruang Sirkulasi 101.68 Har s c. 14
BK202130971
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
101.68 Har s
Penerbit
Yogyakarta : Kanisius., 2015
Deskripsi Fisik
344 hal.: ilus., 21 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
978-979-21-4345-4
Klasifikasi
100/
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Filsafat
Sosiologi
hermeneutik
Derrida
Schleiermacher
Info Detail Spesifik
Di dalam buku ini dijelaskan bahwa hermeneutik modern tentu tidak membatasi diri pada teks-teks agama. Pada awal perkembangannya hermeneutik memang mulai sebagai kesibukan dengan interpretasi teks, khususnya kitab suci dan teks-teks filologis, namun kemudian tidak lagi membatasi diri pada metode interpretasi kitab suci, melainkan juga menjadi metode ilmu-ilmu sosial kemanusiaan dan bahkan menjadi salah satu dobrakan yang kuat dalam filsafat kontemporer. Bersama dengan tradisi linguistic-analytics Anglo-Sakson, hermeneutik merupakan kontribusi Eropa kontinental untuk linguistics turn dalam filsafat kontemporer. Dari teknik memahami makna teks hermeneutik mempengaruhi suatu cara pandang atas manusia, masyarakat, kebudayaan dan bahkan kenbenaran. Mempelajari hermeneutik lalu tidak hanya mempelajari teknik interpretasi. Karena bersangkutan dengan kemampuan yang sangat manusiawi, yaitu memahami, mempelajari hermeneutik juga berarti belajar menjadi semakin manusiawi dalam memahami yang lain dalam keberlainannya, entah itu berkaitan dengan kebudayaan, agama, maupun gender.
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik