Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Hasil Cetak Digital Dari Proses Pemindaian X-Ray Sebagai Metafora

Ahadi Bintang - Nama Orang;

Pemahaman seni grafis yang mengacu pada teknik cetak sudah sepatutnya diikuti juga dengan kemajuan teknologi yang telah berkembang. Karena sebuah ide ataupun gagasan pada seni memiliki mediumnya sendiri-sendiri untuk disampaikan. Konvensi seni grafis yang hanya meliputi batasan-batasan teknis cetak saring, tinggi, dan cetak dalam mau tidak mau diperluas dengan melibatkan teknik cetak yang tumbuh subur dan akrab dengan masyarakat. Di luar konteks seni ataupun institusi pendidikan, secara teknis seni grafis banyak digunakan oleh masyarakat untuk tujuan produksi massal yang fungsional. Karena apabila dilihat dari aspek teknis, seni grafis adalah disiplin yang aplikatif. Satu-satunya yang akhirnya dapat membedakan hanyalah tujuan penciptaannya. Penggunaan x-ray yang hanya sebatas pada fasilitas publik tertentu ternyata dapat dilihat dari skala yang lebih luas, yakni sebagai medium ekspresi seni. X-ray penulis gunakan sebagai cara pandang untuk melihat dunia yang telah „ditelanjangi‟, lewat benda temuan yang erat hubungannya dengan konteks sosial. Karena setiap masyarakat pada ruang dan waktu yang berbeda selalu memperbaharui produk dan cara perlakuan terhadap objek di sekitarnya. Terkait keterbatasan yang dimiliki x-ray atas akses maupun dalam mereproduksi citraan objek justru menjadi pemicu kreativitas. Seperti yang pernah dikatakan oleh Pablo Picasso, “The chief enemy of creativity is good sense. 1 ” Karena ternyata penggunaan alat radiologi yang biasanya hanya ditujukan untuk kebutuhan medis dapat diakses menjadi “studio”. Seni bukanlah hanya persoalan imajinasi sang seniman. Ia bisa jauh lebih besar daripada itu. Seni adalah hasil refleksi atas kepekaan seniman terhadap keadaan yang ada di sekitarnya (realitas). Tidak harus tentang persoalan besar, bisa jadi hal sederhana yang kurang diperhatikan, namun menarik untuk diangkat. Dan tidak perlu juga repot-repot memoles cerita dengan fantasi-fantasi luhur yang tebal, yang hasil akhirnya malah tidak menandakan apa-apa. Benda-benda temuan yang berada di sekitar bisa dikonstruksi menjadi narasi kecil yang tentu saja merupakan bagian dari narasi yang lebih besar. Lewat x-ray, secara metaforik penulis ingin membangun kembali imaji atas benda-benda temuan tersebut dengan identitas yang asing, aneh atau bahkan hilang sama sekali. Karena atas intensitas relasinya yang padat, kita seringkali menjadi tidak sadar akan keberadaan detail objek-objek di sekitar, yang mungkin saja menandakan sesuatu. Pada Tugas Akhir ini terlihat bagaimana kemampuan x-ray dalam menangkap citraan objek, terdapat kemampuan citraan lain yang dapat dihasilkan, meskipun pada saat yang sama juga menghilangkan identitas sebuah objek. Eksplorasi penggunaan x-ray maupun hasil cetak yang telah penulis lakukan pada Tugas Akhir ini mendorong untuk melakukan hal yang lebih jauh lagi. Penulis berharap kedepannya akan lebih banyak muncul kesadaran dan inovasi pada perkembangan seni, khususnya seni cetak.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi SG/Bin/h/2016
SG160905149
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SG/Bin/h/2016
Penerbit
Yogyakarta : Fakultas Seni Rupa ISI., 2016
Deskripsi Fisik
x, 71 hlm.: ilus,. lamp., 30 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
S1/SG
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Metafora
cetak digital
hasil cetak
proses pemindahan X-Ray
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik