Tugas Akhir
Khoyak
Karya tari ini berjudul Khoyak, yang dalam bahasa melayu berarti
mengguncang. Karya tari ini menggambarkan tentang semangat kerjasama,
koordinasi dan keseimbangan penari saat berinteraksi dengan lukah.
Permainan lukah gilo ini selalu di mulai dari seorang bomo atau dukun yang
menggerakan bambu yang dipegangnya dengan melantunkan mantera
sehingga membuat lukah yang dipegang oleh peladen mengikuti kemana saja
gerak bambu yang dipegang bomo. Karya ini juga mengembangkan motif dari
tari zapin yaitu meniti batang yang terdapat kesamaan pola gerak dengan
lukah ketika dimanterai.
Garapan tari ini tidak mengangkat ritual permainan lukah gilo,tetapi
lebih dominan memperlihatkan permainan atau pengolahan lukah sebagai
properti. Lukah dalam garapan Khoyak dilakukan tidak seperti biasanya yang
dimainkan dengan tangan, melainkan bisa menggunakan kaki dan digigit.
Permainan tersebut menimbulkan suasana senang dari semangat lima penari
saat bergerak memainkan lukah, dan ada satu adegan yang menampilkan
cerita pada satu kejadian.
Tidak tersedia versi lain