Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Makna Simbolik Penataan Arsitektur-Interior Pendhapa Joglo Sebagai Gereja Katolik Di Ganjuran Studi Inkulturasi Jawa

ANOM, antonius haryo pungkas - Nama Orang;

Keberadaan arsitektural - interior Pendhapa Joglo sebagai sebuah Gereja Katolik di Ganjuran, tidak dapat di pisahkan dengan kehidupan masyarakat Gereja, khususnya sebagai kepercayaan agama Katolik. Gereja sebagai tempat beribadat adalah salah satu aspek ritual, sebagai tempat persekutuan orang yang percaya kepada Tuhan Allah melalui Yesus Kristus, di samping mempunyai hubungan yang vertikal dengan Tuhan yang disembahnya, tetapi juga merupakan persekutuan sosial, yaitu persekutuan antar orang yang percaya, yang memiliki hubungan horisontal. Dalam hubungan yang horisontal ini, Gereja tidak bisa lepas dari konteks budayanya sebagai salah satu rea;itas sosialnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi budaya maupun sosiologi agama yang berkaitan dengan tiga komponen studi yaitu studi kelembagaan, isi dan efek atau norma-norma. Studi institusi akan menanyakan tentang kelembagaan Gereja itu, yang di dalamnya akan menanyakan siapa yang menghasilkan produk isi, siapa yang mengontrol, dan bagaimana kontrol itu dilakukan; isi atau content akan menanyakan makna simbolik arsitektural - interior Pendhapa Joglo sebagai gereja tempat ibadat; sementara efek atau norma-norma akan menanyakan fungsi atau konsekuensi apa yang diharapkan dari proses kelembagaan maupun produk isi yang dihasilkan. Ketiga komponen itu (institution, content, effect) menjadi satu kesatuan yang saling terkait. Hal ini penting mengingat bahwa dengan pendekatan itu sangat membantu dalam memahami makna simbolik arsitektural - interior Pendhapa Joglo sebagai tempat ibadat Liturgi Gereja.
Dalam tranformasi kepercayaan Gereja Katolik di Jawa, gereja sebagai tempat ibadat dalam Liturgi Gereja, memiliki makna-makna atau nilai-nilai simbolik inkulturatif. Dalam kasus ini, istilah inkulturasi dianggap sebagai istilah yang tepat untuk mengaltikurasikan pemahaman, dimana Injil yang diungkapkan di dalam situasi sosial, religius dan budaya sedemikian rupa, sehingga Injil itu tidak hanya diwartakan melalui unsur-unsur situasi tersebut, tetapi menjadi suatu budaya yang menjiwai dan mengolah budaya tersebut; sekaligus dapat memperkaya Gereja universal.
Proses inkulturasi adalah bagaimana mengenalakan makana simbolik arsitetural - interior Pendhapa Joglo itu meresap dalam kehidupan umat. Inkulturasi bukanlah teori atau pelestarian tradisi budaya; bukan sejedar memperlihatkan ketrampilan artistik, kekayaan estetik budaya masa lalu. Inkulturasi adalah ungkapan iman yang hidup melalui unsur budaya yang hidup; ia adalah kebaruan pesan-pesan Gereja, tidak hanya dengan memakai sarana budaya, tetapi dengan mengolahnya sesuai tujuan; karena inkulturasi adalah suatu proses timbal balik di mana iman dan budaya mengalami suatu peningkatan. Proses inkulturasi makna-makna simbolik arsitektur dan interior Pendhapa Joglo sebagai Gereja itu yang penting digunakan secara menyeluruh dalam ibadat-ibadat Liturgi Gereja. Umat sungguh-sungguh memahami ilkulturasi itu sebagai bagian dari hidup religiusitasnya kepada Tuhan Allahnya dalam cita rasa budayanya sendiri


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi TES/DI/Pun/m/2011
KT011674
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TES/DI/Pun/m/2011
Penerbit
PPS ISI YK, 2011 : .,
Deskripsi Fisik
XI, 148, hal:ilus, 30 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TES
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Makna Simbolik Inkulturasi
Liturgi Gereja
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik