Partitur/Praktek Musik
Perempuan dalam seni pertunjukan Minangkabau : Sebuah tinjaun gender
Fuji Astuti membahas peranan para koreografer Minang yang melalui berbagai kegiatan kreativitasnya di bidang tari telah berhasil sedikit banyak "menggeser pandagan konvensional dalam masyarakat adat Minang mengenai peranan Wanita di arena publik. Para koreografer yang dijadikan pokok bahasan itu adalah mereka yang sekaligus mewakili tingkungan kehidupan di kota. Peluang-peluang yang peroleh di kota itu juga dikontraskan dengan kehidupan seni di desa, yang dalam kajian ini hanya diamati satu desa saja, yaitu desa Sungai Janiah, kecamatan Baso, kabupaten Agame Dalam hubungan ini ditunjukkan bahwa kegiatan seni pertunjukan di desa ini tetap mematuhi kaidah kanvensional masyarakat Minang, yaitu bahwa wanita tidak dianggap pantas untuk tampil dalam pentas pertunjukan kesenian. Oleh karena itulah maka di desa itu pertunjukan randai yang menjadi kebanggaan desa tetap menampilkan pemain pria untuk memerankan peran wanita, juga tari Sijah Ameh dari desa itu yang menggambarkan kegemulaian wanita pun ditarikan oleh pria.
Tidak tersedia versi lain