Tugas Akhir
Tari janggrung di sragen, suatu pertunjukan dalam rangka peresmian gedung samsat
Pada awalnya tari Janggrung hanya meniru tari Tayub yang difungsikan untuk upacara ritual. Dalam perkembangannya tari Janggrung yang dipimpin oleh Sutejo lepas dari norma yang berlaku dan akhirnya dilarang oleh pemerintah dan dibenci oleh sebagian masyarakatnya.
Pada tahun 1990 Triono mencoba menggali warisan leluhur itu dengan menghilangkan hal-hal yang negatif dengan menyesuaikan norma yang berlaku.
Fungsi tari Janggrung adalah sebagai seni pertunjukan, sedang perannya adalah fasilitatif bagi para pejabat pemerintah, sebagai atraksi di gedung SAMSAT, dan dominan bagai masyrakat desa Katelan.
Tidak tersedia versi lain