Tugas Akhir
Studi Preferensi Masyarakat Menggunakan Tata Rias Paes Ageng Gaya Yogyakarta
Tata rias pengantin Paes Ageng gaya Yogyakarta merupakan salah satu
karya seni budaya Jawa adiluhung warisn nenek moyang. Adat istiadatnya
mengandung nilai luhur lokal budaya Jawa yang merupakan tradisi yang
bersumber dari Keraton. Oleh sebab itu peristiwa sakral itu akan dilakukan
semaksimal mungkin karena perkawinan merupakan salah satu peristiwa penting
yang sakral dan suci dalam sejarah kehidupan dan setiap manusia akan
mengalaminya.
Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, dengan metode
deskriptif analitis yaitu peneliti bertujuan menganalisis obyek yang diteliti
sebagaimana adanya yaitu dengan pendekatan studi kasus pada masyarakat
Yogyakarta yang menggunakan tata rias Paes Ageng gaya Yogyakarta dalam
pesta perkawinannya. Dimaksudkan bahwa penelitian ini memfokuskan pada
analisis preferensi masyarakat Yogyakarta menggunakan tata rias Paes Ageng
gaya Yogyakarta. Penelitian ini akan menganalisis dan mengidentifikasi
fenomena yang menarik mengenai preferensi masyarakat dan faktor yang
mempengaruhi perilaku konsumen masyarakat Yogyakarta.
Hasil penelitian ini menunjukan kecenderungan informan mengatakan
bahwa alasan memilih tata rias Paes Ageng sebagai tata rias dalam pesta
perkawinan karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu antara lain faktor
budaya, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor psikologi.
Kearifan lokal budaya Jawa khususnya Yogyakarta juga secara subtansial
merupakan nila-nilai dan norma yang diyakini masyarakat Jawa khususnya
masyarakat Yogyakarta terhadap Paes Ageng sebagai suatu bentuk warisan
budaya yang kaya akan makna dan simbol yang terkandung di dalamnya.
Sehingga secara tidak langsung masyarakat Yogyakarta turut berperan aktif dalam
melestarikan budaya luhur warisan nenek moyang sebagai “live culture”.
Tidak tersedia versi lain