Detail Cantuman Kembali

XML

Efektivitas Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Ansambel Musik Di Smp Negeri 12 Yogyakarta


Penelitian ini bertujuan mengetahui metode pembelajaran apa saja yang digunakan dan bagaimana aplikasinya yang paling efektif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 12 Yogyakarta, tepatnya di kelas VIII semester II untuk mata pelajaran musik ansambel campuran. Peneliti ingin mengetahui metode pembelajaran apa saja yang digunakan dan bagaimana aplikasinya yang paling efektif. Caranya membandingkan metode-metode pembelajaran ansambel campuran siklus pertama dan siklus kedua untuk mengetahui pembelajaran yang efektif dan mencari penyebabnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan proses pembelajaran ansambel campuran di SMP Negeri 12 Yogyakarta pada siklus pertama dan siklus kedua dengan fokus bahasan bagaimana guru melakukan proses pembelajaran dan siswa menanggapinya. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi pustaka. Validasi data menggunakan metode triangulasi, yaitu tiangulasi sumber data, metode, dan cara pengambilan data penelitian. Data penelitian tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dengan tahapan-tahapan reduksi dan pengelompokkan data, pencarian makna atau inti sari permasalahn, menyajikan data, dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: (1) Keberhasilan penggunaan metode ditentukan oleh kemampuan guru dalam memilih metode dan jenis pendekatan pembelajaran, dan mengembangannya sesuai konteks. Metode-metode yang digunakan dalam dua pembelajaran tersebut sama, yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, metode praktik, dan metode diskusi, akan tetapi pendekatan yang digunakan berbeda, pembalajaran siklus satu menggunakan pendekatan terpusat pada guru, sedang pembelajaran siklus dua menggunakan pendekatan terpusat pada siswa. Pendekatan terpusat pada siswa lebih efektif dibanding pendekatan terpusat pada guru. Indikasnya nilai rata-rata pembelajaran pada siklus pertama adalah 8.5 sedangkan nilai rata-rata pembelajaran siklus kedua adalah 9.2. (2) Penerapan metode yang dilakukan pada siklus pertama dilakukan kurang maksimal, sedangkan pada siklus kedua dilakukan lebih baik sehingga proses pembelajaean lebih efektif.

HARUMI, Yutha Derrosa - Personal Name
SDTM/Har/e/2018
S1/SDTM
Tugas Akhir
INDONESIA
FSP ISI Yogyakarta
2018
Yogyakarta
xviii, 93 hal.: ilus., lamp., 30 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...