Detail Cantuman Kembali

XML

Antropologi Marx : Karl Marx tentang masyarakat dan kebudayaan


Buku ini akan menuntun kita untuk memeriksa dan mempertimbangkan satu demi satu apa itu materialisme, corak - corak produksi (modes of production), formasi sosial ( social formations ), kelas- kelas dan peranannya dan pertentangannya di tiap tahap pada sejarah manusia, kesimpulan Marx mengenai negara dan perannya. Dalam buku ini terbagi dalam beberapa bab : Bab 1 tentang Karl Marx dan antropologi, bab 2 membahas antropologi dan marxisme, bab 3 konsepsi materialis atas kehidupan sosial, bab 4 membahas corak - corak produksi, bab 5 tentang formasi sosial dan gerak sejarah, bab 6 tentang kelas dan asal - usul pelapisan sosial, bab 7 membahas kelas - kelas feodal, bab 8 tentang kelas - kelas di dalam kapitalisme, bab 9 membahas negara dan perjuangan kelas, bab 10 membahas pengalaman dan kesadaran, bab 11 tentang ideologi, bab 12 membahas agama, bab 13 kapitalisme, bab 14 kapitalisme dan persoalan kependudukan, bab 15 kapitalisme dan imperialisme, bab 16 yang keramat di dalam masyarakat kapitalis, bab 17 tentang petani, dan bab 18 bab terakhir membahas antropologi sebagai kritik.

MULYANTO, Dede - Personal Name
301 Mul a
978-602-8331-30-2
300.
Buku Teks
INDONESIA
Ultimus
2011
Bandung
xx, 252 hal.: 21 cm
Buku ini menjelaskan terperinci baggaimana teori Marx dan teori para pelopor antropologi bertaut dan sangat erat hubungannya satu sama lain, dan seterusnya bagaimana di kemudian hari mereka terpisah lantaran kelanjutan dari perkembangannya. Pembaca diberitahu betapa kagum Marx Engels pada Darwin, Herbert Psencer, pengagum Darwin yang berusaha untuk mempersatukan semua pengetahuan dari bawah satu skema agung yang berdasarkan prinsip evolusi. Pada masanya, paro kedua abad ke-19, Spencer dianggap cendekiawan luar biasa dan ia sangat berpengaruh. Terutama dalam ilmu sosial orang berusaha untuk menerapkan teorinya dalam bidang mereka masing-masing. Spencer meminjam banyak keterangan mengenai suku-suku manusia dari para antropolog dan pada gilirannya antropolog berusaha mencipta skema yang sesuai dengan teori Spencer untuk menerangkan bagaimana bentuk tatanan masyarakat berubah dari zaman baheula sampai sekarang, dan bagaimana pola-pola perubahan dalam sistem kekerabatan, sistem ekonomi, sistem politik, dan sistem kepercayaan. Perubahan-perubahan dalam sistem-sistem ini semua digambarkan dalam satu kerangka yang menunjukkan bagaimana untuk tiap tahap keadaban ada sistem-sistem (politik, kepercayaan, kekerabatan) yang tertentu yang menunjang satu sama lain.
LOADING LIST...
LOADING LIST...