Detail Cantuman Kembali

XML

Kesenian Sandur Dalam Hajatan Remoh Masyarakat Bangkalan Madura


Sandur Madura merupakan sebutan untuk suatu seni pertunjukan tradisional yang mengutamakan permainan lagu-lagu berbahasa Madura. Untuk menciptakan suasana yang hangat dan menarik maka lagu-lagu diekspresikan dengan gerakan-gerakan tari yang bersifat spontanitas dan ditampilkan oleh penari laki-laki yang berpenampilan wanita. Buku ini mengupas tentang kesenian tradisional sandur yang masih hidup dan berkembang di masyarakat Bangkalan Madura. Sandur menjadi seni tradisi yang harus ada dalam setiap hajatan Remoh. Isi buku dijabarkan dalam beberapa pokok bahasan, meliputi latar belakang, bentuk pergelaran, fungsi, dan sistem regenerasi seniman Sandur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang kesenian Sandur Bangkalan berawal dari kesenian Salabadhan yang sudah dikenal masyarakat Madura lebih dari 50 tanhun yang lalu. Grup kesenian yang masih eksis adalah Sandur Sapo’ Angen. Bentuk pergelaran Sandur dikemas sederhana sesuai dengan kebutuhan penanggapnya. Saat ini pertunjukan Sandur hanya terdiri dari tiga babak yaitu Dhing-gendhingan, Dhung-ndhung dan Andongan. Grup ini mengalami kesulitan perekrutan generasi penerus pemain.
LARASATI, Theresiana Ani - Personal Name
Wahjudi Pantja Sunjata - Personal Name
Theresia Esti Wulandari - Personal Name
793.319 598 2 Lar k
978-979-8971-61-7
700
Buku Teks
INDONESIA
BPNB Yogyakarta
2016
Yogyakarta
x, 128 hlm.: ilus; 23 cm
Buku ini mengupas tantang kesenian tradisional sandur yang masih hidup dan berkembang di masyarakat Bangkalan Madura. Sandur menjadi seni tradisi yang harus ada dalam setiap hajatan Remoh yang dilakukan oleh masyarakat Bangkalan Madura. Uniknya, seni tradisi ini ditampilkan oleh penari laki yang berpenampilan wanita. Tentunya ada aturan-aturan tersendiri yang berlaku bagi penari, anggota Remoh maupun masyarakat umum yang menonton termasuk sesaji yang harua dipenuhi. Pertunjukan seni tradisi Sandur ditampilkan semalam suntuk dan sangat meriah enjelang dini hari hingga pagi hari.
LOADING LIST...
LOADING LIST...