Detail Cantuman Kembali

XML

Art & Levitation : Seni dalam Cakrawala


Secara keseluruhan dalam buku ini penulis menawarkan suatu pendekatan untuk memahami seni dengan teori Quantum yang mengajarkan bahwa realitas itu absurd, tak terprediksi kepastiannya, samar-samar, tidak linier dan membingungkan. Buku ini adalah revisi dan pengembangan atas buku “Menempa Quanta Mengurai Seni’ yang telah penulis terbitkan tahun 2011. Bab pertama buku ini dimulai dengan pertanyaan mendasar “apakah seni itu?”, bab dua tentang bagaimana memahami seni dengan teori Quantum, bab tiga membicarakan bahwa tindak pengamatan mendalam apapun secara niscaya mempengaruhi apa saja yang diamati. Bab empat, bab lima, bab enam dan bab tujuh adalah berbagai paparan yang berkaitan dengan langkah-langkah standar yang biasa dilakukan dalam proses kritik seni. Bab delapan membahas relasi antara seni dan metafor. Bab sembilan membicarakan hubungan antara seni dan daya hidup. Bab sepuluh membicarakan peran keberagaman dalam kesinambungan ekosistem dan juga bagi kesinambungan kehidupan sosio-kultural, sedangkan bab sebelas membicarakan tentang pentingnya pemahaman akan rasa.
Marianto, M. Dwi - Personal Name
701.18 Mar a
978-602-0833-04-0
700
Buku Teks
INDONESIA
Pohon Cahaya
2015
Yogyakarta
x, 252 hal.: ilus., 21 cm
Di dalam buku ini bahwa penulis menawarkan suatu pendekatan untuk memahami seni dengan teori quantum, yang mengajarkan bahwa realitas itu absurd, tak terprediksi kepastiannya, samar-samar, tidak linier, dan membingungkan. Teori inipun menyatakan bahwa pada tingkatan sub-atomik, materi dan energi apapun adalah suatu dualitas, terdiri dari partikel/gelombang, ying/yang, maya/nyata, atau sebutan dualitas lainnya. Partikel dan gelombang itu saling bertukar-tukaran tempat, yang saat ini partikel, akan jadi gelombang kemudian, dan demikian seterusnya. Karya seni pun demikian, dapat dipandang dari aspek fisiknya atau dari aspek non-fisiknya, misalnya: pesan yang dipancarkan
LOADING LIST...
LOADING LIST...